​Cara membersihkan dan Sterill Electroda EEG

Posted: May 5, 2017 in EEG

Untuk membersihkan elektroda EEG sebenarnya cukup mudah. Cukup direndam dengan air hangat 5 sd 10 menit, kemudian sisa2 pasta yang melekat bisa dibersihkan dengan cutton bud. 
Namun apabila elektroda yang digunakan sebelumnya dipergunakan untuk merekam pasien dengan riwayat pengidap HIV, Hepatitis B, dll. Elektoda harus dibersihkan dengan penanganan khusus sebelum dipergunakan kembali.
Elektroda harus direndam dengan cairan dengan kandungan klorin 0.5% selama 10 menit.

Cairan klorin 0.5% bisa kita buat sendiri dari bahan yang mudah didapat. Yaitu dari cairan pemutih pakaian. Di pasaran ada beberapa merk pemutih pakaian. Silahkan pilih sendiri. Biasanya kandungan klorin dari cairan pemutih pakaian adalah 5.25%

Untuk mendapatkan cairan klorin 0.5% kita dapat mencampurnya dengan air.
Berikut langkah2nya :

RUMUS 

Jumlah air = % larutan pemutih : 0.5% kemudian – 1%

Contoh : Membuat larutan klorin 0.5% dari larutan pemutih (mengandung klorin 5.25%).
Jumlah bagian air = (5.25% : 0.5%) – 1

= 10.5 – 1 = 9.5

jadi ambil 1 bagian larutan pemutih + 9.5 bagian air. Atau bila 1botol cairan pemutih 500ml berarti harus dicampur dengan air sebanyak 4.75 liter

Bila sudah selesai membuat cairan klorin 0.5% lakukan langkah2 berikut ini:

1. Gunakan sarung tangan (sarung tangan tebal dari bahan karet atau polivinil) untuk memasukan elektroda

2. Siapkan wadah khusus dan bahan anti karat, misalkan waskom pelastik dengan ukuran yang memadai.
3. Cairan harus cukup untuk merendam elektroda
4. Rendam selama 10 menit. Jangan merendam semua bagian elektroda. Cukup rendam bagian cup elektrodanya sampai setengah kabel saja. Bagian elektroda yang menempel ke amplifier tidak boleh ikut terendam.
5. Ganti sarung tangan dengan yang baru. Kemudian bilas elektorda yang sudah selesai direndam tersebut dengan air yang mengalir, sampai benar2 bersih.
6. Keringkan dengan handuk yang lembut sampai kering. Cara mengeringkannya cukup dengan menekan nekan saja.
7. Gantung elektroda dan diangin anginkan
8 . Cuci tangan dengan sabun/larutan antiseptic, bilas dengan air bersih hingga bersih.
Note: 
1. Untuk merendam elektroda jangan terlalu lama. Cukup 10 menit. Dikarenakan cairan klorin bersifat korosif.

2. Sebelum direndam bersihkan sisa2 pasta yang melekat di elektroda dengan cutton bud di air mengalir.

Bila dari langkah langkah ini ada yang kurang, silahkan ditambahkan ya.

Indahnya berbagi 😁

Sekilas mengenai Kandungan cairan pemutih.
Pemutih yang beredar dipasaran, umumnya mengandung senyawa hipoklorit sebagai bahan aktifnya. Larutan pemutih mengandung senyawa natrium hipoklorit (NaClO) dengan kadar 5,25 %. Pemutih merupakan bahan kimia yang sangat reaktif. 

Mencampur bahan pemutih dengan bahan rumah tangga lainnya dapat sangat berbahaya. Misalnya, jika pemutih dicampur dengan pembersih kloset yang mengandung asam klorida dapat menghasilkan gas klorin. 

Gas klorin dapat merusak saluran pernafasan, dan jika kadarnya cukup besar dapat mematikan. Mencampur pemutih dengan ammonia juga menghasilkan gas beracun, yaitu kloramin (NH2Cl) dan hidrazin (N2H4)

Oleh karena itu jangan sekali-kali mencampur pemutih dengan bahan lain tanpa petunjuk atau pengetahuan yang jelas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s